KARANGASEM – KH. Yayan Bunyamin menegaskan bahwa ketahanan pangan bagi GP Ansor Bali bukan sekadar program organisasi, melainkan bagian dari keteladanan Rasulullah Muhammad SAW dalam membangun kemandirian dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kiai Yayan pada Sabtu, 19 September 2026, saat memberikan materi dalam Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) yang digelar PW GP Ansor Bali di MIN 1 Karangasem.
Yayan mengatakan, Rasulullah SAW sejak usia muda telah memberikan teladan tentang pentingnya bekerja, berusaha, berdagang, serta menghargai pekerjaan yang halal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kemandirian bukan hanya slogan, tapi teladan dari Sayyidina Muhammad shallallahu alaihi wasallam,” ujar Yayan.
Menurutnya, salah satu bentuk kemandirian yang perlu dikembangkan kader Ansor Bali adalah ketahanan pangan.
Ia mengajak kader Ansor Bali untuk tidak memandang sebelah mata sektor pertanian dan peternakan karena keduanya berkaitan langsung dengan kebutuhan pangan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Yayan mengutip hadis riwayat Imam Bukhari mengenai anjuran menanam. “Kalau kiamat terjadi sementara di tangan salah seorang di antara kalian masih ada bibit, maka tanamlah,” katanya.
Menurut Yayan, pesan tersebut menunjukkan pentingnya tetap produktif dan memberikan manfaat, termasuk melalui sektor pertanian.
“Hari ini kita menanam ketahanan pangan. Apalagi sekarang kita tidak tahu kapan kiamat datang. Yang penting hari ini kita menanam,” ungkapnya.
Penulis : Alfian Syaifullah
Editor : Andrean Masrofie
Sumber Berita: Okedaily Bali
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















![Anggota DPRD Denpasar, I Gede Tommy Sumertha dorong sinergitas pemerintah pusat, provinsi dan kota untuk percepat pembangunan Denpasar. ®okedailybali [Foto: Istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261003_080049-360x200.jpg?v=1790989428)