DENPASAR – Anggota DPRD Kota Denpasar Fraksi Gerindra, I Gede Tommy Sumertha, mendorong penguatan sinergitas antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kota Denpasar dalam menjalankan berbagai program pembangunan.
Menurut Tommy, koordinasi lintas pemerintahan penting dilakukan agar program nasional dapat diterjemahkan secara efektif di daerah, sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Sinergitas program pemerintah kota, provinsi dan pusat sangat penting untuk terus dilakukan. Dengan sinergi yang baik, program pembangunan bisa berjalan lebih cepat, tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” kata Tommy, Kamis (1/10/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu program yang mendapat perhatian Tommy adalah revitalisasi satuan pendidikan. Ia menyebut program pemerintah pusat tersebut telah diterima oleh sekolah-sekolah dasar di Kota Denpasar, baik yang sudah terealisasi, sedang dalam proses verifikasi maupun yang masih dalam tahap pengusulan melalui Dapodik.
Program revitalisasi sekolah sendiri menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat. Kemendikdasmen menyatakan pelaksanaannya membutuhkan dukungan dan pendampingan pemerintah daerah.
Pada 2025, pemerintah menyelesaikan revitalisasi 16.167 satuan pendidikan dengan anggaran Rp16,9 triliun dan memberikan manfaat kepada sekitar 4,23 juta peserta didik.
Di Denpasar, sinergi tersebut juga terlihat dalam pelaksanaan revitalisasi sekolah. Pemerintah Kota Denpasar sebelumnya menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui program revitalisasi, termasuk peninjauan langsung di SDN 6 Sumerta oleh Mendikdasmen Abdul Mu’ti pada Mei 2026.
Tommy juga menyoroti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai program tersebut perlu terus diperbaiki dari sisi tata kelola dan distribusi agar semakin efektif serta tepat sasaran.
Hal tersebut sejalan dengan langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang melakukan evaluasi dan penguatan tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk kepatuhan terhadap standar operasional prosedur dan aspek keamanan pangan.
“MBG sudah berjalan dan harus terus kita dukung. Yang penting sekarang bagaimana tata kelola dan distribusinya terus diperbaiki sehingga kualitas makanan, keamanan pangan dan ketepatan penerima manfaat tetap terjaga,” ujar Tommy.
Selain pendidikan dan MBG, Tommy menyebut sejumlah program pemerintah lainnya yang menurutnya perlu dikawal melalui kolaborasi pusat dan daerah, seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), program Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, ketahanan pangan dan ketahanan energi.
Pemerintah pusat menempatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari penguatan rantai pasok dan ekonomi lokal. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebut pengembangan KDKMP diarahkan untuk memperkuat rantai pasok nasional, meningkatkan daya saing ekonomi lokal dan mendorong efisiensi ekonomi.
Penulis : Alfian Syaifullah
Editor : Andrean Masrofie
Sumber Berita: Okedaily Bali
Halaman : 1 2 Selanjutnya










![Anggota DPRD Denpasar, I Gede Tommy Sumertha dorong sinergitas pemerintah pusat, provinsi dan kota untuk percepat pembangunan Denpasar. ®okedailybali [Foto: Istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261003_080049-225x129.jpg?v=1790989428)

![Anggota DPRD Denpasar, I Gede Tommy Sumertha dorong sinergitas pemerintah pusat, provinsi dan kota untuk percepat pembangunan Denpasar. ®okedailybali [Foto: Istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261003_080049-360x200.jpg?v=1790989428)

![Anggota DPRD Denpasar Gus Yoga soroti kondisi Puskesmas II Denpasar Selatan yang dinilai sudah sempit dan perlu direlokasi ke lahan yang lebih layak. ®okedailybali [Foto: Istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260920_102940-360x200.jpg?v=1789875186)
