DENPASAR – Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Ida Bagus Yoga Adi Putra, yang akrab disapa Gus Yoga, meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar meningkatkan jumlah petugas lifeguard di sepanjang kawasan pantai Kota Denpasar.
Hal tersebut disampaikan Gus Yoga dalam rapat DPRD Kota Denpasar bersama BPBD Kota Denpasar pada 24 September 2026. Ia menilai keberadaan petugas lifeguard perlu diperkuat mengingat sejumlah kawasan pantai di Denpasar ramai dikunjungi masyarakat maupun wisatawan.
“Kalau kita lari dari Mertasari ke Padanggalak itu lumayan. Saya lihat sepanjang pantai kita ramai pengunjung,” ujar Gus Yoga dalam rapat tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat tiga petugas lifeguard yang telah memasuki masa purna tugas. Kondisi tersebut, kata dia, perlu diantisipasi agar tidak berdampak terhadap jumlah personel yang bertugas menjaga keselamatan pengunjung pantai.
“Kami meminta penambahan petugas lifeguard. Kami mendapat informasi sudah terdapat tiga petugas yang purna tugas. Mungkin ke depannya bisa kita pikirkan bersama, sehingga perlu diantisipasi adanya pengurangan petugas untuk menjaga keselamatan pengunjung pantai,” katanya.
Selain penambahan personel, Gus Yoga juga menyoroti sarana pendukung bagi petugas lifeguard. Ia menyebut kebutuhan seperti jet ski dan speed boat penting untuk mendukung kecepatan petugas dalam melakukan pertolongan apabila terjadi keadaan darurat di laut.
“Saya lihat lifeguard di sana sarana pendukungnya kurang, seperti jet ski dan speed boat kita belum punya. Ini mungkin bisa kita anggarkan bersama,” ujarnya.
Gus Yoga mengatakan apabila kebutuhan tersebut belum dapat direalisasikan melalui anggaran saat ini, pengadaan sarana pendukung keselamatan pantai dapat dipertimbangkan dalam perencanaan anggaran tahun berikutnya.
“Jika tidak bisa dianggarkan sekarang, mungkin bisa tahun depan,” tambahnya.
BPBD Kota Denpasar sendiri saat ini terus menjalankan upaya peningkatan kesiapsiagaan dan respons terhadap berbagai kondisi darurat. Pada September 2026, BPBD Denpasar juga melaksanakan pelatihan dan simulasi kesiapsiagaan gempa bumi dan tsunami bersama BMKG Denpasar di kawasan pariwisata Sanur.
Sebagai bagian dari penguatan keselamatan masyarakat, usulan penambahan personel serta sarana lifeguard tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian dalam perencanaan kebutuhan BPBD Kota Denpasar ke depan.
Penulis : Alfian Syaifullah
Editor : Andrean Masrofie
Sumber Berita: Okedaily Bali










![Anggota DPRD Denpasar, I Gede Tommy Sumertha dorong sinergitas pemerintah pusat, provinsi dan kota untuk percepat pembangunan Denpasar. ®okedailybali [Foto: Istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261003_080049-225x129.jpg?v=1790989428)

![Anggota DPRD Denpasar, I Gede Tommy Sumertha dorong sinergitas pemerintah pusat, provinsi dan kota untuk percepat pembangunan Denpasar. ®okedailybali [Foto: Istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261003_080049-360x200.jpg?v=1790989428)

![Anggota DPRD Denpasar Gus Yoga soroti kondisi Puskesmas II Denpasar Selatan yang dinilai sudah sempit dan perlu direlokasi ke lahan yang lebih layak. ®okedailybali [Foto: Istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260920_102940-360x200.jpg?v=1789875186)
