DENPASAR – Telepon pintar tidak lagi sekadar alat untuk berkomunikasi atau berselancar di media sosial. Di tangan yang kreatif, perangkat yang hampir selalu ada di genggaman itu bisa menjadi jalan untuk membuka peluang usaha dan menghasilkan pendapatan.
Semangat tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam pelatihan UMKM dan kreator konten bertajuk “Dari Konten Jadi Cuan” yang digelar Yayasan De Gadjah bekerja sama dengan Folago Academy dan TikTok di Yayasan De Gadjah Center, Renon, Denpasar, Bali, Sabtu (19/9/2026).
Sekitar 200 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mayoritas merupakan generasi Z, disusul pelaku UMKM dan masyarakat umum yang ingin belajar memanfaatkan dunia digital secara lebih produktif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembina Yayasan De Gadjah, Made Muliawan Arya, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk membuka ruang belajar dan kesempatan bagi masyarakat, khususnya anak muda dan pelaku UMKM.
Menurut pria yang akrab disapa De Gadjah itu, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk sesuatu yang memberikan nilai tambah.
“Jangan hanya menggunakan HP untuk scrolling atau membuat konten yang tidak menghasilkan apa-apa. Kita ingin anak-anak muda dan pelaku UMKM bisa menggunakan HP untuk berkarya, berjualan, membangun usaha, dan kalau bisa menghasilkan uang,” ujarnya.
Ia menegaskan, menjadi kreator konten tidak harus selalu dimulai dengan modal besar ataupun jumlah pengikut yang banyak. Yang paling penting adalah kemauan untuk belajar, konsisten dan berani memulai.
“HP kita sudah punya, media sosial juga sudah punya. Tinggal bagaimana kita menggunakannya. Kalau bisa viral, kenapa tidak viral karena pekerjaan, karena usaha, karena jualan, dan karena sesuatu yang bermanfaat,” katanya.
Gen Z Jangan Hanya Jadi Penonton
De Gadjah melihat generasi Z memiliki potensi besar untuk berkembang di tengah pesatnya ekonomi digital.
Kreativitas, kemampuan mengikuti perkembangan teknologi, keberanian mencoba hal baru serta kedekatan dengan tren digital menjadi modal yang menurutnya harus diarahkan menjadi peluang nyata.
Karena itu, ia mengajak anak-anak muda Bali tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan ekonomi kreator.
Penulis : Alfian Syaifullah
Editor : Andrean Masrofie
Sumber Berita: Okedaily Bali
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






![Anggota DPRD Denpasar, I Gede Tommy Sumertha dorong sinergitas pemerintah pusat, provinsi dan kota untuk percepat pembangunan Denpasar. ®okedailybali [Foto: Istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261003_080049-225x129.jpg?v=1790989428)
![De Dadjah memberikan arahan Laskar Gerindra Bali 2026 tegaskan pembinaan disiplin, kebersamaan dan pengabdian sebagai jati diri kader. ®okedailybali [Foto: Dok. Gerindra Bali]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260930_103614-225x129.jpg?v=1790739561)

![Anggota DPRD Denpasar Gus Yoga soroti kondisi Puskesmas II Denpasar Selatan yang dinilai sudah sempit dan perlu direlokasi ke lahan yang lebih layak. ®okedailybali [Foto: Istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260920_102940-225x129.jpg?v=1789875186)
![Ketua HKTI Bali, De Gadjah menegaskan ketahanan pangan harus dimulai dari petani, diperkuat koperasi dan bermuara pada gizi rakyat. ®okedailybali [Foto: Istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260920_082726-225x129.jpg?v=1789868220)
![Anggota DPRD Denpasar, I Gede Tommy Sumertha dorong sinergitas pemerintah pusat, provinsi dan kota untuk percepat pembangunan Denpasar. ®okedailybali [Foto: Istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG_20261003_080049-360x200.jpg?v=1790989428)

![Anggota DPRD Denpasar Gus Yoga soroti kondisi Puskesmas II Denpasar Selatan yang dinilai sudah sempit dan perlu direlokasi ke lahan yang lebih layak. ®okedailybali [Foto: Istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260920_102940-360x200.jpg?v=1789875186)

