De Gadjah: Ketahanan Pangan Harus Dimulai dari Petani, Diperkuat Koperasi dan Bermuara pada Gizi Rakyat

- Editorial Team

Minggu, 20 September 2026 - 08:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua HKTI Bali, De Gadjah menegaskan ketahanan pangan harus dimulai dari petani, diperkuat koperasi dan bermuara pada gizi rakyat. ®okedailybali [Foto: Istimewa]

Ketua HKTI Bali, De Gadjah menegaskan ketahanan pangan harus dimulai dari petani, diperkuat koperasi dan bermuara pada gizi rakyat. ®okedailybali [Foto: Istimewa]

“Kalau lahannya terus berkurang, siapa pun pemerintahnya akan kesulitan menjaga produksi. Jadi petani harus diperkuat, anak mudanya harus disiapkan dan lahan produktif harus kita jaga,” katanya.

HKTI dan Ansor Dorong Gerakan Pangan Berbasis Komunitas

Dalam forum tersebut, De Gadjah juga mendorong agar sinergi HKTI dan GP Ansor Bali tidak berhenti pada diskusi, tetapi diterjemahkan menjadi program nyata di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu gagasan yang dibahas adalah membangun pilot project kebun pangan produktif berbasis desa atau komunitas, pemetaan sumber daya manusia di bidang pertanian, peternakan dan perikanan, serta menghubungkan produksi lokal dengan pasar.

Baca Juga:  Program Prabowo Berdampak Langsung pada Rakyat, Gus Yoga: Ini Bukti Negara Hadir

Pesantren, organisasi kepemudaan dan komunitas juga dapat dilibatkan dalam edukasi mengenai pangan sehat, gizi, keamanan pangan serta pencegahan pemborosan makanan atau food waste.

“Kalau kita ingin ketahanan pangan menjadi gerakan bersama, jangan hanya pemerintah yang bekerja. Organisasi masyarakat, pemuda, pesantren, koperasi dan komunitas harus ikut mengambil bagian,” katanya.

Baca Juga:  Ketua DPW TMI Bali Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN

Menurut De Gadjah, masyarakat juga harus diberi ruang untuk melakukan pengawasan. Kritik terhadap program pemerintah tidak seharusnya dianggap sebagai ancaman, selama disampaikan secara konstruktif dan disertai solusi.

“Kalau ada yang kurang, kita perbaiki. Kalau ada yang salah, kita koreksi. Kritik jangan dianggap sebagai ancaman. Justru kritik yang disertai solusi akan membuat program pemerintah semakin baik,” tegasnya.

Baca Juga:  Prabowo Luncurkan PLTS 100 GW, Gus Yoga: Langkah Strategis Wujudkan Kemandirian Energi

Ketahanan Pangan Adalah Investasi Masa Depan

De Gadjah menegaskan, capaian swasembada beras yang telah diraih Indonesia harus menjadi titik awal, bukan titik akhir.

Ke depan, ketahanan pangan harus diperluas pada berbagai komoditas dan dibangun dengan sistem yang semakin kuat. Produksi harus meningkat, petani harus sejahtera, lahan produktif harus terlindungi, distribusi harus efisien dan masyarakat harus mendapatkan pangan yang bergizi dengan harga yang terjangkau.

Facebook Comments Box

Penulis : Alfian Syaifullah

Editor : Andrean Masrofie

Sumber Berita: Okedaily Bali

Follow WhatsApp Channel bali.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

RELATED NEWS

Yayasan De Gadjah-Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali, Dari Konten Jadi Cuan
Bangkit di Ujung Barat Bali! PMII Jembrana Resmi Deklarasi, Cetak Kader Kritis dan Berintegritas
KH. Yayan Bunyamin: Ketahanan Pangan Bukan Sekadar Program tapi Teladan Rasulullah
Ketua GP Ansor Bali: Kaderisasi adalah Nyawa Organisasi
Program Prabowo Berdampak Langsung pada Rakyat, Gus Yoga: Ini Bukti Negara Hadir
Kemacetan Denpasar Makin Parah, Gede Tommy: Kembalikan Fungsi Jalan dan Trotoar
Dibangun Swadaya Warga sejak 2018, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda
Prabowo Ground Breaking PLTS 100 GWp di Bali, Tommy: Kebijakan Strategis Berdampak Positif bagi Lingkungan

RELATED NEWS

Minggu, 20 September 2026 - 08:43 WITA

De Gadjah: Ketahanan Pangan Harus Dimulai dari Petani, Diperkuat Koperasi dan Bermuara pada Gizi Rakyat

Minggu, 20 September 2026 - 07:46 WITA

Yayasan De Gadjah-Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali, Dari Konten Jadi Cuan

Sabtu, 19 September 2026 - 19:32 WITA

Bangkit di Ujung Barat Bali! PMII Jembrana Resmi Deklarasi, Cetak Kader Kritis dan Berintegritas

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WITA

KH. Yayan Bunyamin: Ketahanan Pangan Bukan Sekadar Program tapi Teladan Rasulullah

Senin, 14 September 2026 - 19:47 WITA

Program Prabowo Berdampak Langsung pada Rakyat, Gus Yoga: Ini Bukti Negara Hadir

LATEST NEWS