Denpasar, OkeDailyBali – Anggota DPRD Kota Denpasar Fraksi Gerindra, I Gede Tommy Sumertha, mengusulkan agar Pemerintah Kota setempat melalui Dinas PUPR melakukan penataan dan normalisasi sungai Tukad Rangda sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir di kawasan Sesetan, Panjer, dan Sidakarya.
Usulan tersebut disampaikan Tommy, saat Rapat Kerja gabungan Komisi I, III, dan IV DPRD Kota Denpasar bersama Dinas PUPR Kota Denpasar, pada 17 Juli 2026, yang membahas penataan jalan kota serta program kerja PUPR Tahun Anggaran 2026.
Menurut Tommy, penataan Tukad Rangda melalui konsep long storage dinilai mampu meningkatkan kapasitas tampung air, sekaligus mengurangi potensi banjir yang selama ini kerap terjadi di sejumlah wilayah di Denpasar Selatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengusulkan agar penataan dan normalisasi Tukad Rangda menjadi salah satu program prioritas. Kawasan Sesetan, Panjer, dan Sidakarya merupakan wilayah yang kerap terdampak genangan saat curah hujan tinggi. Dengan konsep long storage, kami berharap persoalan banjir dapat ditangani secara lebih optimal,” ujar Tommy.
Ia menjelaskan, penataan Tukad Rangda tidak hanya berorientasi pada pengendalian banjir, tetapi juga memberikan manfaat bagi aktivitas masyarakat.
Muara aliran sungai Tukad Rangda, sambung dia, selama ini dimanfaatkan sebagai tambatan perahu oleh para nelayan yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Segara Kodang.
Selain itu, kawasan Pelabuhan Segara Kodang juga menjadi tempat pengayutan serta titik penyeberangan menuju Nusa Penida, Nusa Lembongan, Gili Trawangan, maupun Pura Sakenan di Pulau Serangan.
“Potensi kawasan ini sangat besar. Jika ditata dengan baik, manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam aspek pengendalian banjir, tetapi juga mendukung aktivitas nelayan, transportasi laut masyarakat, hingga sektor pariwisata,” katanya.
Penulis : Alfin Syaifullah
Editor : Andrean Masrofie
Sumber Berita: Okedaily Bali
Halaman : 1 2 Selanjutnya





![Anggota DPRD Denpasar, I Gede Tommy Sumertha, mendorong Pemkot menertibkan jalan dan trotoar yang alih fungsi. Hal ini dinilai jadi salah satu penyebab kemacetan. ®okedailybali [Foto: Istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260911_220416-225x129.jpg?v=1789139074)




![Ketua DPD Partai Gerindra Bali, De Dadjah bersama Prof. Sufmi Dasco Ahmad. ®okedailybali [foto: istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260828_085900-225x129.jpg?v=1787882416)


![Ketua DPD Partai Gerindra Bali, De Dadjah bersama Prof. Sufmi Dasco Ahmad. ®okedailybali [foto: istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260828_085900-360x200.jpg?v=1787882416)
![Presiden Prabowo Subianto saat peluncuran PLTS 100 GWp di Gilimanuk, 25 Agustus 2026. ®okedailybali [Foto: Istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/Kedaulatan-energi-adalah-fondasi-kemandirian-bangsa.__Selasa_-25-Agustus-2026_-Presiden-Prabowo-Subianto-secara-resmi-meluncurkan-program-Pembangkit-Listri-1-360x200.jpg?v=1787724296)
