“Kami tidak ingin berebut nama ataupun mengklaim siapa yang paling berjasa. Ini adalah hasil perjuangan masyarakat. Tugas kita sekarang adalah bergotong royong dan bersinergi untuk menyempurnakannya agar manfaatnya semakin besar bagi petani dan masyarakat,” tegasnya.
Menurut De Gadjah, pembangunan infrastruktur di wilayah pertanian tidak selalu harus dilihat dari besar atau kecilnya sebuah proyek.
Namun, jalan dan jembatan yang sederhana sekalipun dapat memberikan dampak besar apabila mampu memperlancar mobilitas petani, mengurangi hambatan distribusi, dan membantu meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang terpenting bukan siapa yang mendapat nama, tetapi masyarakat yang mendapat manfaat. Kalau akses petani semakin mudah, hasil pertanian lebih mudah dibawa dan ekonomi masyarakat ikut bergerak, itulah yang harus kita perjuangkan bersama,” katanya.
Perbekel Jinangdalem, Ketut Mas Budarma, menjelaskan pembangunan Jembatan Situ Banda telah melalui proses panjang. Tahap awal dimulai pada 2018 dengan pembebasan lahan untuk membuka akses bagi warga Jinangdalem yang memiliki lahan pertanian di Desa Penglatan.
“Prosesnya panjang. Ada dana bansos, sumbangan pihak ketiga, dan yang paling besar adalah swadaya warga berupa iuran serta tenaga,” jelas Budarma.
Pemerintah Desa Jinangdalem juga turut mengalokasikan APBDes sebesar Rp55 juta. Sementara itu, total biaya pembangunan jembatan diperkirakan mencapai Rp250 juta.
“Volume jembatan panjang 6 meter dan lebar 4 meter. Sebagian besar berasal dari swadaya masyarakat. Karena itu kami berharap dukungan semua pihak agar jembatan ini dapat disempurnakan dan manfaatnya semakin maksimal bagi masyarakat,” harapnya.
Penulis : Alfin Syaifullah
Editor : Andrean Masrofie
Sumber Berita: Okedaily Bali
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya









![Ketua DPD Partai Gerindra Bali, De Dadjah bersama Prof. Sufmi Dasco Ahmad. ®okedailybali [foto: istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260828_085900-225x129.jpg?v=1787882416)
![Anggota DPRD Kota Denpasar Fraksi Gerindra, I Gede Tommy Sumertha. ®okedailybali [foto: istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260827_075903-225x129.jpg?v=1787799568)


![Ketua DPD Partai Gerindra Bali, De Dadjah bersama Prof. Sufmi Dasco Ahmad. ®okedailybali [foto: istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260828_085900-360x200.jpg?v=1787882416)
![Presiden Prabowo Subianto saat peluncuran PLTS 100 GWp di Gilimanuk, 25 Agustus 2026. ®okedailybali [Foto: Istimewa]](https://bali.okedaily.com/wp-content/uploads/2026/08/Kedaulatan-energi-adalah-fondasi-kemandirian-bangsa.__Selasa_-25-Agustus-2026_-Presiden-Prabowo-Subianto-secara-resmi-meluncurkan-program-Pembangkit-Listri-1-360x200.jpg?v=1787724296)
