Dibangun Swadaya Warga sejak 2018, De Gadjah Dorong Penyempurnaan Jembatan Situ Banda

- Editorial Team

Senin, 7 September 2026 - 10:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Made Muliawan Arya atau De Gadjah meresmikan Jembatan Situ Banda yang menghubungkan Desa Jinangdalem dengan Desa Penglatan, Kecamatan Buleleng, 6 September 2026 bersama Jajaran Pengurus HKTI Bali dan HKTI Buleleng. Foto: Istimewa.

Made Muliawan Arya atau De Gadjah meresmikan Jembatan Situ Banda yang menghubungkan Desa Jinangdalem dengan Desa Penglatan, Kecamatan Buleleng, 6 September 2026 bersama Jajaran Pengurus HKTI Bali dan HKTI Buleleng. Foto: Istimewa.

“Kami tidak ingin berebut nama ataupun mengklaim siapa yang paling berjasa. Ini adalah hasil perjuangan masyarakat. Tugas kita sekarang adalah bergotong royong dan bersinergi untuk menyempurnakannya agar manfaatnya semakin besar bagi petani dan masyarakat,” tegasnya.

Menurut De Gadjah, pembangunan infrastruktur di wilayah pertanian tidak selalu harus dilihat dari besar atau kecilnya sebuah proyek.

Namun, jalan dan jembatan yang sederhana sekalipun dapat memberikan dampak besar apabila mampu memperlancar mobilitas petani, mengurangi hambatan distribusi, dan membantu meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian.

“Yang terpenting bukan siapa yang mendapat nama, tetapi masyarakat yang mendapat manfaat. Kalau akses petani semakin mudah, hasil pertanian lebih mudah dibawa dan ekonomi masyarakat ikut bergerak, itulah yang harus kita perjuangkan bersama,” katanya.

Baca Juga:  Tenaga Asing di Denpasar Meningkat, Gus Yoga: Jangan Sampai Rebut Lapangan Kerja Anak Bali!

Perbekel Jinangdalem, Ketut Mas Budarma, menjelaskan pembangunan Jembatan Situ Banda telah melalui proses panjang. Tahap awal dimulai pada 2018 dengan pembebasan lahan untuk membuka akses bagi warga Jinangdalem yang memiliki lahan pertanian di Desa Penglatan.

“Prosesnya panjang. Ada dana bansos, sumbangan pihak ketiga, dan yang paling besar adalah swadaya warga berupa iuran serta tenaga,” jelas Budarma.

Baca Juga:  KH. Yayan Bunyamin: Ketahanan Pangan Bukan Sekadar Program tapi Teladan Rasulullah

Pemerintah Desa Jinangdalem juga turut mengalokasikan APBDes sebesar Rp55 juta. Sementara itu, total biaya pembangunan jembatan diperkirakan mencapai Rp250 juta.

“Volume jembatan panjang 6 meter dan lebar 4 meter. Sebagian besar berasal dari swadaya masyarakat. Karena itu kami berharap dukungan semua pihak agar jembatan ini dapat disempurnakan dan manfaatnya semakin maksimal bagi masyarakat,” harapnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Alfin Syaifullah

Editor : Andrean Masrofie

Sumber Berita: Okedaily Bali

Follow WhatsApp Channel bali.okedaily.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

RELATED NEWS

Laskar Gerindra Bali 2026: Bukan Sekadar Seragam, Tapi Pembinaan Disiplin, Kebersamaan dan Pengabdian
De Gadjah: Ketahanan Pangan Harus Dimulai dari Petani, Diperkuat Koperasi dan Bermuara pada Gizi Rakyat
Yayasan De Gadjah-Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali, Dari Konten Jadi Cuan
Bangkit di Ujung Barat Bali! PMII Jembrana Resmi Deklarasi, Cetak Kader Kritis dan Berintegritas
KH. Yayan Bunyamin: Ketahanan Pangan Bukan Sekadar Program tapi Teladan Rasulullah
Ketua GP Ansor Bali: Kaderisasi adalah Nyawa Organisasi
Program Prabowo Berdampak Langsung pada Rakyat, Gus Yoga: Ini Bukti Negara Hadir
Kemacetan Denpasar Makin Parah, Gede Tommy: Kembalikan Fungsi Jalan dan Trotoar

RELATED NEWS

Rabu, 30 September 2026 - 10:48 WITA

Laskar Gerindra Bali 2026: Bukan Sekadar Seragam, Tapi Pembinaan Disiplin, Kebersamaan dan Pengabdian

Minggu, 20 September 2026 - 08:43 WITA

De Gadjah: Ketahanan Pangan Harus Dimulai dari Petani, Diperkuat Koperasi dan Bermuara pada Gizi Rakyat

Minggu, 20 September 2026 - 07:46 WITA

Yayasan De Gadjah-Folago TikTok Latih Gen Z dan UMKM Bali, Dari Konten Jadi Cuan

Sabtu, 19 September 2026 - 19:32 WITA

Bangkit di Ujung Barat Bali! PMII Jembrana Resmi Deklarasi, Cetak Kader Kritis dan Berintegritas

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WITA

KH. Yayan Bunyamin: Ketahanan Pangan Bukan Sekadar Program tapi Teladan Rasulullah

LATEST NEWS